Komik Jurnalistik Sumber Update Berita Jadi Lebih Menarik

Tito Sigilipoe, Komikus Beritagar.id menjelaskan materi Komik Jurnalistik pada Mahasiswa S1 Jurnalistik FISIP UNIB

FISIP PAPER  (22/04)  – Selama ini mungkin sebagian besar dari kita mengenal bahwa komik hanyalah sebuah cerita atau karangan fiksi yang berguna untuk hiburan belaka. Tapi, tahukah kamu bahwa ternyata sudah ada yang namanya Komik Jurnalistik yang digunakan untuk memberikan produk jurnalistik berupa fakta dan pendapat dalam bentuk komik “Definisi Jurnalisme komik sendiri adalah salah satu format jurnalisme yang memuat berita atau peristiwa nonfiksi menggunakan komik.” Ujar Tito Sigilipoe yang bekerja sebagai Jurnalis Komik di Beritagar.id

Meski masih banyak komikus yang tidak menyebutkan bahwa karya mereka masuk kedalam bentuk Jurnalis Komik, Tito mengatakan bahwa sebenarnya karya mereka bisa saja dikategorikan sebagai Jurnalis komik. Jurnalis komik ini dipelopori oleh Joe Sacco lelaki  yang menuturkan bahwa reportasenya saat di Palestina di buat dalam format Komik. Dia menerbitkan hasil reportasenya yang dibuat dalam bentuk komik tersebut dengan judul “Palestine” ditahun 1991-1993 dan komik tersebut memenangkan penghargaan American Book Award ditahun 1996. Selain itu, Komikus Emmanuel Guibert dan desainer grafis Frederic Lemercier berkolaborasi membuat komik berdasarkan dokumentasi jurnalis foto Didier Lefevre(2008).

Dari pantauan yang ada, beberapa komik-komik di Indonesia yang diterbitkan media dan tanggap terhadap perkembangan berita adalah Hey Tasya, Komik Faktap, Kostum Komik, Hai Bunda, Poliklitik, dan Beng Rahadian. Beng Rahadian bahkan sudah menerbitkan sebuah buku komik yang berjudul “Mencari Kopi Aceh” komik tersebut berisi tentang hasil perjalanan nyatanya saat sedang meneliti kopi khas langsung ke Aceh. Salah satu komik jurnalistik yang bisa kita lihat adalah di kanal Beritagar.id dengan alamat Beritagar.id/tag/komik. Tito mengatakan bahwa beberapa alasan dibuatnya komik jurnalistik di Beritagar diataranya ialah untuk memperkaya konten visual, melengkapi foto, video, kartun, dan infografik, menyatakan sikap dan opini redaksi tentang suatu hal, menampilkan sketsa sosial dalam kehidupan Indonesia, merekontruksikan peristiwa berdasarkan tafsir subjektif.

Untuk rekontruksi hal tersebut, ada beberapa hal yang bisa diketahui dari proses lahirnya sebuah komik Jurnalistik media daring khususnya Beritagar.id. Misalnya, terdapat sebuah kasus terkait pencantuman 88 pilihan profesi yang di cantumkan dalam KTP. Untuk News Page nya, celetukan di berita bisa jadi newspage komik. Untuk ide utama, cuplikan dari 88 jenis pilihan pekerjaan yang ada di KTP. Tidak perlu disebut semua, pilih saja profesi yang unik dan mewakili gambaran Indonesia. Untuk punchline nya, gaya gambar dikartunkan supaya pembaca komik diberi kesempatan menebak tokoh dari Profesi yang dimaksud. Hasil dari komik jurnalistik ini diharapkan agar menjadi salah satu wadah menarik untuk mendapatkan informasi dalam bentuk komik.

(NL)

author